kunirputihcurcuvaldp

6 Pilihan Makanan Super untuk Orang Dengan Diabetes


makanan diabetes


Tidak semua makanan baik untuk pengidap diabetes. Kadar gula darah yang mudah melonjak membuat Anda perlu berhati-hati dan cermat dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Agar kondisi kesehatan Anda tetap stabil, yuk, konsumsi berbagai makanan sehat yang dianjurkan untuk penderita diabetes berikut ini.

Daftar makanan sehat untuk penderita diabetes

Berikut pilihan makanan yang sehat yang bisa dikonsumsi oleh orang dengan diabetes:

1. Sayuran hijau gelap


Bayam, sawi, brokoli, dan kangkung termasuk sayuran berdaun hijau gelap yang kaya akan vitamin dan mineral. Deretan sayuran ini mengandung vitamin A, C, E, K, zat besi, kalsium, dan kalium yang mampu mencukupi kebutuhan vitamin serta mineral harian diabetesi.

Kandungan kalori dan karbohidrat yang rendah juga tak langsung membuat kadar gula darah melonjak naik. Serat yang dikandung juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Untuk itu, tak ada salahnya rutin makan sayuran hijau setiap hari jika Anda penderita diabetes.

2. Ikan yang kaya asam lemak omega 3


Omega 3 termasuk salah satu zat gizi yang bisa membantu mengendalikan tekanan darah pada penderita diabetes agar tak terlalu tinggi. Selain itu, asam lemak omega 3 dapat membantu mengurangi munculnya komplikasi akibat diabetes seperti penyakit jantung, peradangan, dan hipertensi.

Salah satu sumber omega 3 terbaik adalah ikan. Untuk mendapatkan manfaat penting dari zat gizi yang satu ini, cobalah konsumsi ikan salmon, sarden, dan tuna albacore.

Usahakan untuk mengolahnya dengan cara memanggang atau mengukusnya agar tidak ada karbohidrat dan kalori berlebih yang justru membuat olahan ini menjadi tak sehat.

American Diabetes Association Standards of Medical Care Diabetes menganjurkan pengidap diabetes untuk makan ikan berlemak sebanyak dua kali seminggu.

3. Kacang kedelai


Sebuah penelitian yang diprakarsai oleh Young-Cheul Kim di University of Massachusetts Amherst menyatakan bahwa kedelai merupakan salah satu makanan sehat untuk penderita diabetes.

Kedelai mengandung isoflavon yang mampu menurunkan diabetes dan risiko penyakit jantung. Makan makanan yang mengandung kedelai terbukti mampu menurunkan kolesterol, kadar gula darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Sensitivitas insulin adalah kondisi yang menggambarkan seberapa sensitif sel-sel tubuh dalam merespon insulin. Ketika sensitivitasnya tinggi, sel tubuh mampu menggunakan gula darah secara lebih efektif sehingga mengurangi kadarnya di dalam darah.

Selain itu, kedelai juga kaya akan protein dan serat lengkap dengan indeks glikemik yang rendah. Makanan dengan nilai indeks glikemik rendah membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Tak hanya sampai situ, serat dan protein juga membantu pengidap diabetes kenyang lebih lama. Anda pun tak kalap saat makan yang bisa saja memperparah penyakit.

Karenanya, mulailah rutin makan kedelai. Makanan berbahan dasar kedelai juga bisa menjadi camilan sehat pengganjal perut di kala lapar menyerang.

4. Susu dan yoghurt


Sudah bukan rahasia lagi bahwa produk susu dan yoghurt kaya akan kalsium dan vitamin D. Namun, tahukah Anda bahwa keduanya termasuk makanan yang baik untuk penderita diabetes?

Sebuah penelitian yang diterbitkan di The Journal of Nutrition menyatakan bahwa produk susu termasuk yoghurt memiliki vitamin, mineral, dan protein berkualitas tinggi yang baik untuk pengidap diabetes.

Selain itu, produk susu dan yoghurt juga memiliki indeks glikemik yang rendah. Artinya, gula darah tidak akan melonjak dengan cepat atau cenderung stabil jika mengonsumsi makanan ini.

Greek yoghurt merupakan makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes karena mengandung probiotik, kalsium, dan protein yang sehat. Jenis yang satu ini juga lebih baik dari yoghurt biasa karena kandungan proteinnya lebih tinggi dan karbohidratnya yang lebih rendah.

Semua zat gizi yang ada di dalam produk susu dan yoghurt membantu memperlancar metabolisme dan menurunkan risiko resistensi insulin pada penderita diabetes.

5. Sayuran non-pati


Tak banyak yang tahu bahwa sayuran ada yang mengandung pati dan ada yang tidak. Sayuran berpati merupakan sayuran dengan kadar karbohidrat yang tinggi dengan nilai indeks glikemik yang juga tinggi.

Sementara sayuran non-pati sebalinya, karbohidratnya cenderung rendah dengan indeks glikemik yang juga rendah. Ketika indeks glikemik makanan rendah, Anda tak perlu khawatir makanan ini akan membuat kadar gula darah menjadi tinggi.

Justru makanan dengan indeks glikemik yang rendah membuat gula darah tetap stabil karena penyerapannya cenderung lambat. Untuk itu, jenis makanan ini sangat dianjurkan untuk penderita diabetes. Berbagai sayuran non-pati yang bisa Anda konsumsi yaitu brokoli, sawi, dan wortel.

6. Tomat

Sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2011 menemukan fakta bahwa makan 200 gram tomat mentah (1,5 buah tomat sedang) setiap hari bisa mengurangi tekanan darah pada pengidap diabetes tipe 2.

Dari sini, peneliti menyimpulkan makan tomat bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung atau kardiovaskular untuk orang dengan diabetes tipe 2. Pasalnya, penyakit kardiovaskular termasuk salah satu komplikasi penyakit yang rentan menyerang para diabetesi.

Semoga bermanfaat

Khasiat Kunir Putih Part 4


Selain itu, kunir putih juga mengandung minyak atsiri, tanin, dan damar. Kandungan kunir putih yang juga penting adalah kurkuminoid (Pujimulyani dan Sutardi, 2003). Pigmen ini merupakan campuran dari tiga kompinen analog yaitu kurkumin, demetoksikurkumin, dan bisdemetoksikurkumin. Selain itu, kunir mangga juga mengandung skopoletin 1,7-bis-(3-hydroxypenyl)-1,4,6-heptation-3-on, zerumin B, dan kalkaratarin A dengan penghambatan oksidasi berturut-turut sebesar 94,9%, 92,9%, 16,5%, dan 11,5% (Abas dkk., 2005).
Selain itu, kunir putih juga mengandung minyak atsiri, tanin, dan damar. Kandungan kunir putih yang juga penting adalah kurkuminoid (Pujimulyani dan Sutardi, 2003). Pigmen ini merupakan campuran dari tiga kompinen analog yaitu kurkumin, demetoksikurkumin, dan bisdemetoksikurkumin. Selain itu, kunir mangga juga mengandung skopoletin 1,7-bis-(3-hydroxypenyl)-1,4,6-heptation-3-on, zerumin B, dan kalkaratarin A dengan penghambatan oksidasi berturut-turut sebesar 94,9%, 92,9%, 16,5%, dan 11,5% (Abas dkk., 2005).

Sedangkan rimpang kunir putih mengandung kurkumanggosida, labda-8(17), 12-diena-15,16-dial, kalkaratin A, zerumin B, skopoletin, kurkumin, demetoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin. 1,7-bis-(4-hidroksifenil), 1,4,6-heptatrien-3-on, dan p-asam hidroksisinamat (Abas dkk., 2005). Mnurut Karioti dkk. (2007), pada umumnya diterpenoidherpotensi sebagai imunomodulator. Penelitian Shiyan (2008) menunjukkan bahwa ekstrak etanol kunir putih dapat meningkatkan antibodi.

Kadar betakaroten rimpang kunir putih berdasarkan variasi rimpang utama, rimpang cabang 1 dan rimpang cabang 2 masing-masing yaitu 2,77 mg/g, 2,88 mg/g dan 3,85 mg/g. Hasil olahan kunir putih menunjukkan masih adanya aktivitas antioksidan. Proses pengolahan kunir putih dengan cara blanching pada kondisi air mendidih selama 5 menit akan menghasilkan sirup kunir putih yang mempunyai aktivitas antioksidan lebih tinggi dan rasanya lebih disukai dibandingkan sirup tanpa perlakuan blanching. Proses blanching merupakan suatu cara pemanasan pendahuluan biasanya dilakukan pada pemrosesan sayur-sayuran dan buah-buahan, dalam air panas atau uap air.

Manfaat Kunir Putih Part 3

Berdasarkan penelusuran penulis dan penelitian para ahli lainnya, kunir putih atau temu mangga ini memiliki sejumlah kandungan ;

1. Antioksidan berupa kuersetin dan glukosa, serta mengandung polifenol, flavanoid, dan tanin (Pujimulyani, 2012). Manfaat bioaktif polifenol, flavanoid, dan tanin sebagai sumber antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang mempunyai kemampuan untuk menangkap radikal bebas. Kuersetin mempunyai kemampuan menangkap radikal bebas hampir 3 kali dari glikosidanya (Pujimulyani, 2010).

2. Zat kurkumin yang bermanfaat untuk antiperadangan

3. Ribosome Inacting Protein yang memiliki manfaat ;

- Menonaktifkan perkembangan sel kanker (kista atau tumor),
- Merontokkan sel kanker (kista atau tumor) tanpa merusak jaringan
- Memblokir pertumbuhan sel kanker (kista atau tumor).

Sejuta Manfaat Kunyit untuk Ibu Menyusui

kunyit putih


Kandungan kurkumin yang ada pada kunyit ternyata sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, seperti meredakan nyeri otot setelah olahraga dan mengelola hormon stres tubuh. Apakah untuk ibu menyusui kunyit memberikan manfaat yang sama?

Manfaat kunyit untuk ibu menyusui

Di negara India kunyit tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak, tetapi juga diyakini dapat melancarkan produksi ASI. Tidak hanya untuk memperlancar ASI, beberapa manfaat lain yang bisa ibu menyusui dapatkan ketika mengonsumsi kunyit, antara lain :

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Menurut sebuah laporan tentang manfaat kunyit bagi kesehatan manusia, kandungan kurkumin pada kunyit terbukti dapat mengurangi risiko peradangan tubuh.  Disebabkan karena kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bersifat antijamur, antibakteri, dan antivirus. Semuanya berperan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menjauhkan ibu dari virus dan bakteri tatkala menyusui. Dengan begitu, anak Anda akan jauh dari gangguan berbagai macam penyakit.

2. Mengurangi peradangan


Tidak hanya meningkatkan sistem imun, manfaat kunyit untuk ibu menyusui ternyata juga dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan pada payudara.  Pada beberapa kasus, seorang ibu dapat merasakan nyeri saat menyusui bayinya akibat kelenjar susu yang tersumbat dan menyebabkan payudara membengkak. Nah, ternyata, krim topikal (salep) kurkumin mampu membantu mengatasi masalah tersebut.  Pada tahun 2014 terdapat sebuah penelitian mengenai kemanjuran krim kurkumin untuk mengurangi peradangan terhadap penderita mastitis laktasi.

Dalam penelitian tersebut melibatkan 63 ibu menyusui yang diolesi krim tadi selama 3 hari setiap 8 jam.  Hasil dari penelitian tersebut memang tidak menunjukkan perbedaan yang drastis, tetapi cukup meyakinkan. Setelah 72 jam, para ibu menyusui tersebut melaporkan bahwa rasa nyeri dan ketegangan pada payudara mereka sedikit berkurang.  Walaupun penelitian menunjukkan gejala mastitis laktasi pada ibu hamil berkurang, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum menggunakan kunyit sebagai pengobatan alternatif.

3. Menjaga berat badan

Ibu menyusui mungkin agak kesulitan menjaga berat badannya karena nafsu makan yang besar demi kelancaran produksi ASI. Supaya berat badan mereka tetap stabil, tentu ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh ibu menyusui.  Olahraga hingga mengatur pola makan bisa jadi salah satu caranya. Namun, tahukah Anda bahwa kunyit ternyata bisa membantu Anda mengatasi masalah berat badan tersebut?

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, penggunaan kunyit sebagai pengobatan alternatif obesitas ternyata terbukti cukup efektif. Hal tersebut dikarenakan kurkumin yang ada pada kunyit dapat menekan peradangan yang menghambat perubahan jaringan adiposa (sel lemak). Jika sel lemak diproduksi secara berlebihan, tentu dapat membuat lemak Anda tertimbun di dalam tubuh (adipositas). Kondisi tersebut dapat berujung pada obesitas.  Para ibu menyusui dapat memperoleh manfaat ini hanya dengan mengonsumsi satu sendok teh bubuk kunyit untuk menjaga berat badan mereka tetap sehat.

4. Mengatasi masalah pencernaan 

Tidak jarang ibu menyusui mengalami masalah pencernaan karena perubahan dari masa kehamilan ke masa menyusui. Hal ini disebabkan karena tubuh kembali melakukan penyesuaian. Biasanya, masalah konstipasi dan perut kembung menjadi salah satu yang sering dikeluhkan. Kunyit rupanya juga punya manfaat untuk meringankan masalah ibu menyusui yang satu ini. Kandungan serat dalam kunyit dipercaya mampu mengurangi gas pada perut Anda yang menjadi penyebab perut kembung dan konstipasi.

5. Membantu mencerahkan kulit

Setelah melahirkan dan menyusui, para ibu cenderung mendapatkan berbagai masalah kulit. Pilihan pengobatannya pun terbatas karena obat-obatan tertentu dapat memengaruhi produksi ASI.  Biasanya, ibu menyusui yang punya masalah kulit harus berkonsultasi dulu ke dokter sebelum memutuskan menggunakan pengobatan tertentu.

Nah, selain penggunaan obat dari dokter, Anda juga dapat memanfaatkan kunyit sebagai cara lain untuk membantu mengatasi masalah kulit Anda. Kunyit sendiri diketahui memiliki manfaat untuk mencerahkan warna kulit. Kunyit memang memiliki banyak manfaat untuk ibu menyusui. Namun, Anda tetap wajib bertanya kepada dokter sebelum menggunakannya agar mengetahui dosis yang aman.

Manfaat Kunir Putih Part 2

Kunir mangga sama dengan kunyit (Curcuma domestica Val) yang merupakan sumber antioksidan dengan banyak manfaat bagi kesehatan. Misal ; Anti hepatotoksik dan antiinflamasi atau antiperadangan. Peran kunyit dalam bahan pangan diduga berkaitan dengan perannya sebagai sumber antioksidan yang berupa kurkuminoid (Pujimulyani dan Sutardi, 2003) dan polifenol (Pujimulyani dkk., 2013).

Kunir putih adalah rimpang yang mengandung senyawa bioaktif (seperti; alkaloid, flavonoid, dan glikosida (Pujimulyani dkk., 2011). Senyawa-senyawa ini diduga memiliki aktivitas biologi seperti; sitotoksik, antitumor, antibacterial, antikanker, antikoagulasi, dan antiinflamasi.

Kunir mangga sama dengan kunyit (Curcuma domestica Val) yang merupakan sumber antioksidan dengan banyak manfaat bagi kesehatan. Misal ; Anti hepatotoksik dan antiinflamasi atau antiperadangan. Peran kunyit dalam bahan pangan diduga berkaitan dengan perannya sebagai sumber antioksidan yang berupa kurkuminoid (Pujimulyani dan Sutardi, 2003) dan polifenol (Pujimulyani dkk., 2013).
Kunyit
Kunir putih juga mengandung saponin, ini adalah glikosida triperpena dan sterol yang terlah terdeteksi dalam lebih dari 90 suku tumbuhan. Saponin merupakan senyawa aktif permukaan dan bersifat seperti sabun, serta dapat di deteksi berdasarkan kemampuan membentuk busa dan menghemolisis sel darah. Triterpena tertentu terkenal karena rasanya, terutama kepahitannya. Kedua senyawa ini memiliki hubungan glikosidik pada atom C-3 dan memiliki asal usul biogenetika yang sama lewat asam mevalonat dan satuan-satuan isoprenoid. Saponoin jauh lebih polar dibanding sapogenin karena ikatan glikosidanya. Aktivitas biologi saponin yang utama adalah merangsang sistem imun, antikanker, antimikroba, dan mengatur tekanan darah. Orang yang sering mengonusumsi makanan yang mengandung antioksidan dapat mengurangi resiko terjadinya jantung koroner (Ghiselli dkk., 1998), karena antioksidan yang berupa senyawa fenolik dalam bahan tersebut menangkap radikal bebas (Gill dkk., 2002).

Mengapa Bayi Sering Tertawa Ketika Tidur?


bayi tidur

Kemampuan tertawa merupakan satu dari banyak penanda perkembangan emosional bayi. Begitu si kecil memahami asyiknya tertawa, ia akan semakin sering melakukannya. Bayi bahkan tidak hanya tertawa ketika berinteraksi dengan Anda, tapi juga saat tidur lelap. Kira-kira, apa penyebabnya?

Penyebab bayi tertawa ketika tidur


Kebanyakan bayi mulai belajar untuk tertawa begitu memasuki usia 3-4 bulan, tapi ini bukanlah patokan bagi semua bayi. Beberapa bayi mungkin baru akan tertawa beberapa bulan setelahnya, dan ini merupakan fenomena yang wajar. Tawa pertama biasanya muncul karena bayi melihat hal-hal yang ia sukai, seperti wajah orangtuanya atau mainan yang menggantung di atas tempat tidurnya. Bayi juga bisa tertawa ketika mendengar suaranya sendiri atau karena tertawa membuatnya merasa senang.

Saat tidur pun bayi Anda kadang tertawa. Uniknya, penyebab bayi tertawa saat tidur belum diketahui secara pasti. Beberapa ahli menduga bahwa perilaku ini mungkin disebabkan karena bayi bermimpi, tapi belum ada metode konkret yang dapat membuktikan dugaan tersebut. Meski begitu, ada penjelasan yang cukup menjanjikan mengenai fenomena ini. Seperti orang dewasa, bayi juga mengalami fase tidur yang disebut rapid eye movement (REM). REM ditandai dengan gerakan mata cepat diiringi gerak tubuh secara tidak sadar. Selama fase REM, laju pernapasan bayi menjadi tidak teratur dan bisa berhenti selama 5-10 detik.

Tubuh bayi juga lebih sering mengalami gerakan refleks pada tangan, kaki, hingga wajah dan mulut. Gerak refleks pada mulut membuat bayi seakan tersenyum dan tertawa saat tidur. Hal ini sejalan dengan penelitian dalam jurnal Nature and Science of Sleep. Penelitian tersebut menemukan bahwa mulut bayi sering berkedut selama fase REM berlangsung.

Apakah wajar jika bayi tertawa ketika tidur?


Wajar bagi seorang bayi untuk tertawa ketika tidur. Namun, pada beberapa kasus, tertawa ketika tidur dapat menandakan kondisi yang disebut kejang gelastik. Kejang gelastik adalah kejang singkat yang membuat bayi tertawa selama 10-20 detik. Kondisi ini biasanya terjadi begitu bayi berusia 10 bulan. Gejalanya bisa terjadi ketika bayi terlelap, atau pada saat bayi terbangun di tengah waktu tidur. Selain tertawa saat tidur, gejala lain dari kejang gelastik pada bayi adalah sebagai berikut :


  • Tiba-tiba terkejut, kaget, atau panik ketika tidur
  • Tersenyum
  • Mengerang
  • Berceloteh
  • Mengecap bibir
  • Membuka mata dan terus menatap satu titik yang sama


Jika buah hati Anda mengalami gejala ini setiap hari, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebabnya. Mendiagnosis kejang gelastik pada bayi cukup sulit, dan tertawa saat tidur bukan satu-satunya tolok ukur untuk menentukan diagnosis. Oleh sebab itu, Anda perlu berperan aktif dengan memberikan informasi lengkap mengenai anak Anda. Sebutkan berbagai gejala yang Anda temukan serta ada-tidaknya perubahan pada sikap maupun pola tidur si kecil.

Walau demikian, Anda tidak perlu panik. Kejang gelastik pada bayi merupakan kondisi yang sangat jarang terjadi. Anda pun tidak perlu terus-menerus mengawasi si kecil ketika ia tidur. Asalkan terpantau dengan baik, kejang saat tidur tidak akan membahayakan kesehatannya. Tertawa saat tidur adalah bagian normal dari fase tidur bayi. Orang dewasa pun bisa tertawa ketika tidur dan hal ini sepenuhnya wajar. Hal yang terpenting, buah hati Anda tetap tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya.

Semoga bermanfaat

Manfaat Kunir Putih (Part 1)

Temu Mangga

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah. Selain bahan makanan yag melimpah, Indonesia juga memiliki banyak tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan. Salah satunya adalah rumpang kunyit putih jenis mangga yang bernama ilmiah "Curcuma mangga Val" atau temu mangga. Ekstrak kunir putih mempunyai aktivitas sitotosik terhadap sel limfosit B orang penderita kanker, tetapi tidak sitotoksik terhadap sel limfosit B orang sehat (Lestariana dkk, 2000; Atifah, 1999). Kunir putih yang mengandung antioksidan tinggi ini sangat membantu mencegah kerusakan asamdeoksiribonukleat (DNA) dan kandungan senyawanya dapat berfungsi sebagai antiperadangan.

Temu mangga
Rimpang ini berbentuk bulan mudah dipatahkan, Kulitnya dipenuhi semacam akar serabut yang halus. Percabangan rimpang banyak, sedangkan rimpang utama kerasa. Rimpang yang di belah akan tampak daging buah yang berwarna kekuning-kungingan di bagian luar dan putih kekuning-kuningan di bagian tengah. Rimpang kunir putih ini berbau seperti buah mangga yang sudah masak, sehingga masyarakat menyebutnya temu mangga.