kunirputihcurcuvaldp

Sejuta Manfaat Kunyit untuk Ibu Menyusui

kunyit putih


Kandungan kurkumin yang ada pada kunyit ternyata sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, seperti meredakan nyeri otot setelah olahraga dan mengelola hormon stres tubuh. Apakah untuk ibu menyusui kunyit memberikan manfaat yang sama?

Manfaat kunyit untuk ibu menyusui

Di negara India kunyit tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak, tetapi juga diyakini dapat melancarkan produksi ASI. Tidak hanya untuk memperlancar ASI, beberapa manfaat lain yang bisa ibu menyusui dapatkan ketika mengonsumsi kunyit, antara lain :

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Menurut sebuah laporan tentang manfaat kunyit bagi kesehatan manusia, kandungan kurkumin pada kunyit terbukti dapat mengurangi risiko peradangan tubuh.  Disebabkan karena kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bersifat antijamur, antibakteri, dan antivirus. Semuanya berperan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menjauhkan ibu dari virus dan bakteri tatkala menyusui. Dengan begitu, anak Anda akan jauh dari gangguan berbagai macam penyakit.

2. Mengurangi peradangan


Tidak hanya meningkatkan sistem imun, manfaat kunyit untuk ibu menyusui ternyata juga dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan pada payudara.  Pada beberapa kasus, seorang ibu dapat merasakan nyeri saat menyusui bayinya akibat kelenjar susu yang tersumbat dan menyebabkan payudara membengkak. Nah, ternyata, krim topikal (salep) kurkumin mampu membantu mengatasi masalah tersebut.  Pada tahun 2014 terdapat sebuah penelitian mengenai kemanjuran krim kurkumin untuk mengurangi peradangan terhadap penderita mastitis laktasi.

Dalam penelitian tersebut melibatkan 63 ibu menyusui yang diolesi krim tadi selama 3 hari setiap 8 jam.  Hasil dari penelitian tersebut memang tidak menunjukkan perbedaan yang drastis, tetapi cukup meyakinkan. Setelah 72 jam, para ibu menyusui tersebut melaporkan bahwa rasa nyeri dan ketegangan pada payudara mereka sedikit berkurang.  Walaupun penelitian menunjukkan gejala mastitis laktasi pada ibu hamil berkurang, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum menggunakan kunyit sebagai pengobatan alternatif.

3. Menjaga berat badan

Ibu menyusui mungkin agak kesulitan menjaga berat badannya karena nafsu makan yang besar demi kelancaran produksi ASI. Supaya berat badan mereka tetap stabil, tentu ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh ibu menyusui.  Olahraga hingga mengatur pola makan bisa jadi salah satu caranya. Namun, tahukah Anda bahwa kunyit ternyata bisa membantu Anda mengatasi masalah berat badan tersebut?

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, penggunaan kunyit sebagai pengobatan alternatif obesitas ternyata terbukti cukup efektif. Hal tersebut dikarenakan kurkumin yang ada pada kunyit dapat menekan peradangan yang menghambat perubahan jaringan adiposa (sel lemak). Jika sel lemak diproduksi secara berlebihan, tentu dapat membuat lemak Anda tertimbun di dalam tubuh (adipositas). Kondisi tersebut dapat berujung pada obesitas.  Para ibu menyusui dapat memperoleh manfaat ini hanya dengan mengonsumsi satu sendok teh bubuk kunyit untuk menjaga berat badan mereka tetap sehat.

4. Mengatasi masalah pencernaan 

Tidak jarang ibu menyusui mengalami masalah pencernaan karena perubahan dari masa kehamilan ke masa menyusui. Hal ini disebabkan karena tubuh kembali melakukan penyesuaian. Biasanya, masalah konstipasi dan perut kembung menjadi salah satu yang sering dikeluhkan. Kunyit rupanya juga punya manfaat untuk meringankan masalah ibu menyusui yang satu ini. Kandungan serat dalam kunyit dipercaya mampu mengurangi gas pada perut Anda yang menjadi penyebab perut kembung dan konstipasi.

5. Membantu mencerahkan kulit

Setelah melahirkan dan menyusui, para ibu cenderung mendapatkan berbagai masalah kulit. Pilihan pengobatannya pun terbatas karena obat-obatan tertentu dapat memengaruhi produksi ASI.  Biasanya, ibu menyusui yang punya masalah kulit harus berkonsultasi dulu ke dokter sebelum memutuskan menggunakan pengobatan tertentu.

Nah, selain penggunaan obat dari dokter, Anda juga dapat memanfaatkan kunyit sebagai cara lain untuk membantu mengatasi masalah kulit Anda. Kunyit sendiri diketahui memiliki manfaat untuk mencerahkan warna kulit. Kunyit memang memiliki banyak manfaat untuk ibu menyusui. Namun, Anda tetap wajib bertanya kepada dokter sebelum menggunakannya agar mengetahui dosis yang aman.

Manfaat Kunir Putih Part 2

Kunir mangga sama dengan kunyit (Curcuma domestica Val) yang merupakan sumber antioksidan dengan banyak manfaat bagi kesehatan. Misal ; Anti hepatotoksik dan antiinflamasi atau antiperadangan. Peran kunyit dalam bahan pangan diduga berkaitan dengan perannya sebagai sumber antioksidan yang berupa kurkuminoid (Pujimulyani dan Sutardi, 2003) dan polifenol (Pujimulyani dkk., 2013).

Kunir putih adalah rimpang yang mengandung senyawa bioaktif (seperti; alkaloid, flavonoid, dan glikosida (Pujimulyani dkk., 2011). Senyawa-senyawa ini diduga memiliki aktivitas biologi seperti; sitotoksik, antitumor, antibacterial, antikanker, antikoagulasi, dan antiinflamasi.

Kunir mangga sama dengan kunyit (Curcuma domestica Val) yang merupakan sumber antioksidan dengan banyak manfaat bagi kesehatan. Misal ; Anti hepatotoksik dan antiinflamasi atau antiperadangan. Peran kunyit dalam bahan pangan diduga berkaitan dengan perannya sebagai sumber antioksidan yang berupa kurkuminoid (Pujimulyani dan Sutardi, 2003) dan polifenol (Pujimulyani dkk., 2013).
Kunyit
Kunir putih juga mengandung saponin, ini adalah glikosida triperpena dan sterol yang terlah terdeteksi dalam lebih dari 90 suku tumbuhan. Saponin merupakan senyawa aktif permukaan dan bersifat seperti sabun, serta dapat di deteksi berdasarkan kemampuan membentuk busa dan menghemolisis sel darah. Triterpena tertentu terkenal karena rasanya, terutama kepahitannya. Kedua senyawa ini memiliki hubungan glikosidik pada atom C-3 dan memiliki asal usul biogenetika yang sama lewat asam mevalonat dan satuan-satuan isoprenoid. Saponoin jauh lebih polar dibanding sapogenin karena ikatan glikosidanya. Aktivitas biologi saponin yang utama adalah merangsang sistem imun, antikanker, antimikroba, dan mengatur tekanan darah. Orang yang sering mengonusumsi makanan yang mengandung antioksidan dapat mengurangi resiko terjadinya jantung koroner (Ghiselli dkk., 1998), karena antioksidan yang berupa senyawa fenolik dalam bahan tersebut menangkap radikal bebas (Gill dkk., 2002).

Mengapa Bayi Sering Tertawa Ketika Tidur?


bayi tidur

Kemampuan tertawa merupakan satu dari banyak penanda perkembangan emosional bayi. Begitu si kecil memahami asyiknya tertawa, ia akan semakin sering melakukannya. Bayi bahkan tidak hanya tertawa ketika berinteraksi dengan Anda, tapi juga saat tidur lelap. Kira-kira, apa penyebabnya?

Penyebab bayi tertawa ketika tidur


Kebanyakan bayi mulai belajar untuk tertawa begitu memasuki usia 3-4 bulan, tapi ini bukanlah patokan bagi semua bayi. Beberapa bayi mungkin baru akan tertawa beberapa bulan setelahnya, dan ini merupakan fenomena yang wajar. Tawa pertama biasanya muncul karena bayi melihat hal-hal yang ia sukai, seperti wajah orangtuanya atau mainan yang menggantung di atas tempat tidurnya. Bayi juga bisa tertawa ketika mendengar suaranya sendiri atau karena tertawa membuatnya merasa senang.

Saat tidur pun bayi Anda kadang tertawa. Uniknya, penyebab bayi tertawa saat tidur belum diketahui secara pasti. Beberapa ahli menduga bahwa perilaku ini mungkin disebabkan karena bayi bermimpi, tapi belum ada metode konkret yang dapat membuktikan dugaan tersebut. Meski begitu, ada penjelasan yang cukup menjanjikan mengenai fenomena ini. Seperti orang dewasa, bayi juga mengalami fase tidur yang disebut rapid eye movement (REM). REM ditandai dengan gerakan mata cepat diiringi gerak tubuh secara tidak sadar. Selama fase REM, laju pernapasan bayi menjadi tidak teratur dan bisa berhenti selama 5-10 detik.

Tubuh bayi juga lebih sering mengalami gerakan refleks pada tangan, kaki, hingga wajah dan mulut. Gerak refleks pada mulut membuat bayi seakan tersenyum dan tertawa saat tidur. Hal ini sejalan dengan penelitian dalam jurnal Nature and Science of Sleep. Penelitian tersebut menemukan bahwa mulut bayi sering berkedut selama fase REM berlangsung.

Apakah wajar jika bayi tertawa ketika tidur?


Wajar bagi seorang bayi untuk tertawa ketika tidur. Namun, pada beberapa kasus, tertawa ketika tidur dapat menandakan kondisi yang disebut kejang gelastik. Kejang gelastik adalah kejang singkat yang membuat bayi tertawa selama 10-20 detik. Kondisi ini biasanya terjadi begitu bayi berusia 10 bulan. Gejalanya bisa terjadi ketika bayi terlelap, atau pada saat bayi terbangun di tengah waktu tidur. Selain tertawa saat tidur, gejala lain dari kejang gelastik pada bayi adalah sebagai berikut :


  • Tiba-tiba terkejut, kaget, atau panik ketika tidur
  • Tersenyum
  • Mengerang
  • Berceloteh
  • Mengecap bibir
  • Membuka mata dan terus menatap satu titik yang sama


Jika buah hati Anda mengalami gejala ini setiap hari, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebabnya. Mendiagnosis kejang gelastik pada bayi cukup sulit, dan tertawa saat tidur bukan satu-satunya tolok ukur untuk menentukan diagnosis. Oleh sebab itu, Anda perlu berperan aktif dengan memberikan informasi lengkap mengenai anak Anda. Sebutkan berbagai gejala yang Anda temukan serta ada-tidaknya perubahan pada sikap maupun pola tidur si kecil.

Walau demikian, Anda tidak perlu panik. Kejang gelastik pada bayi merupakan kondisi yang sangat jarang terjadi. Anda pun tidak perlu terus-menerus mengawasi si kecil ketika ia tidur. Asalkan terpantau dengan baik, kejang saat tidur tidak akan membahayakan kesehatannya. Tertawa saat tidur adalah bagian normal dari fase tidur bayi. Orang dewasa pun bisa tertawa ketika tidur dan hal ini sepenuhnya wajar. Hal yang terpenting, buah hati Anda tetap tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya.

Semoga bermanfaat

Manfaat Kunir Putih (Part 1)

Temu Mangga

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah. Selain bahan makanan yag melimpah, Indonesia juga memiliki banyak tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan. Salah satunya adalah rumpang kunyit putih jenis mangga yang bernama ilmiah "Curcuma mangga Val" atau temu mangga. Ekstrak kunir putih mempunyai aktivitas sitotosik terhadap sel limfosit B orang penderita kanker, tetapi tidak sitotoksik terhadap sel limfosit B orang sehat (Lestariana dkk, 2000; Atifah, 1999). Kunir putih yang mengandung antioksidan tinggi ini sangat membantu mencegah kerusakan asamdeoksiribonukleat (DNA) dan kandungan senyawanya dapat berfungsi sebagai antiperadangan.

Temu mangga
Rimpang ini berbentuk bulan mudah dipatahkan, Kulitnya dipenuhi semacam akar serabut yang halus. Percabangan rimpang banyak, sedangkan rimpang utama kerasa. Rimpang yang di belah akan tampak daging buah yang berwarna kekuning-kungingan di bagian luar dan putih kekuning-kuningan di bagian tengah. Rimpang kunir putih ini berbau seperti buah mangga yang sudah masak, sehingga masyarakat menyebutnya temu mangga.

Kunir Putih Jenis Gombyok (Kaempferia Rotunda)

  Kunir Putih Jenis Gombyok (Kaempferia Rotunda)
Bunga yang dimiliki oleh Kunir Putih jenis Gombyok/Temu Rapet

Memiliki ciri-ciri sebagai berikut : daun-daun tanaman kunir gombyok bertangkai, dengan pelepah 7-24 cm; helaian daun lanset menjorong, 7-36 cm x 4-11 cm; sisi atas gundul, sering dengan pola-pola kembang yang simetris, hijau dan keputihan serta sisi bawah sedikit berambut, keunguan. Batang semu, kurang lebih 2 cm dan dari pucuk batang keluar bunga sebanyak kurang lebih 4-16 kuntum, dan dalam 1 hari mekar yang mekar 1-2 kuntum saja. Bunga berwara ungu-lila dengan rusuk kekungingan, perbungaan muncul dari kuncup yang lain pada rimpang, satu tangkai berisi 4-6 kuntum bunga. Sedangkan kelopak bunda putih atau kehijauan memiliki panjang 3-7 cm; mahkota serupa dengan tabung di pangkalnya, dengan taju bentuk garis, putih, melengkung keluar, kira-kira 5 cm, serta beraroma harum. Labellum atau bibir (yakni stamionidia yang membesar, melebar, dan berwarna-warni) berbentuk jantung terbalik.

  Kunir Putih Jenis Gombyok (Kaempferia Rotunda)
Kunir Putih jenis Gombyok
  Kunir Putih Jenis Gombyok (Kaempferia Rotunda)
Kunir Putih jenis Gombyok
Kunir putih ini sering disebut temu rapet, namun sesungguhnya memiliki perbedaan yang nyata karena daunnya yang indah. Rimpang dan umbi dari tanaman ini yang didestilasi (pemisahan minyak mentah menjadi bagian-bagian untuk penggunaan khusus) dapat menghasilkan minyak atsiri yang mengandung sineol, zat yang berbau kamper. Secara tradisional, rimpang kunir putih ini digunakan sebagai obat sakit perut dan disentri. Umbi-umbinya yang kecil dan berair mempunyai khasiat mendinginkan. Temu rapet juga dimanfaatkan sebagai bahan bedak, campuran jamu untuk ibu melahirkan dan penambah nafsu makan. Selain itu, digunakan pula dalam pembuatan wangi-wangian, anti serangga, sayur atau lalapan, kosmetik, dan juga tanaman hias dalam pot karena indah daunnya.

Ambeien Ternyata Bisa Kambuh Kembali! Cegah dengan 5 Tips Ini

obat ambeien

Ambeien atau wasir adalah pembengkakan pembuluh darah anus yang mengakibatkan iritasi, nyeri, hingga perdarahan pada area tersebut. Lebih buruknya lagi, ambeien dapat kambuh sewaktu-waktu dengan kondisi yang lebih parah. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah ambeien kambuh kembali. Tips mencegah ambeien kambuh sebagai berikut :

1. Menambah asupan serat



Kekurangan asupan serat bisa mengakibatkan sembelit. Sembelit akan membuat Anda lebih sering mengejan ketika buang air besar. Kebiasaan ini lantas memberikan tekanan berlebih pada anus sehingga pembuluh darah di sekitarnya mengalami pembengkakan.

Cara paling sederhana untuk mencegah ambeien kambuh akibat sembelit adalah dengan menambah asupan serat. Perbanyaklah makan buah, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Bila perlu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen serat.

2. Tidak menunda buang air besar dan mengejan

Menunda buang air besar dapat membuat feses menumpuk dan mengeras. Kebiasaan ini juga akan mengubah pola buang air besar yang telah diatur dalam otak. Akibatnya, tidak ada dorongan yang cukup kuat untuk mengeluarkan feses yang telah mengeras.

Kondisi ini cenderung membuat seseorang mengejan ketika BAB dan memperparah pembengkakan pembuluh darah anus. Sebisa mungkin, hindarilah kebiasaan menunda BAB. Agar lebih teratur, cobalah membiasakan diri untuk BAB pada jam yang sama setiap hari.

3. Aktif bergerak dan berolahraga

Cara lain untuk mencegah ambeien kambuh adalah dengan aktif bergerak. Kebiasaan duduk terlalu lama akan memberikan tekanan berlebih pada pembuluh darah anus. Namun, gerak tubuh dapat mengurangi tekanan tersebut sekaligus mencegah sembelit.

Risiko kambuhnya ambeien bahkan akan semakin menurun dengan berolahraga 30 menit setiap hari. Olahraga bisa merangsang gerakan usus, mengurangi tekanan pada anus, serta mencegah berat badan berlebih yang menjadi salah satu pemicu ambeien.

4.  Minum cukup air

Asupan air juga berpengaruh besar bagi kesehatan pencernaan Anda. Jika Anda kurang asupan air, sekalipun telah makan makanan tinggi serat, tetap belum cukup untuk membuat tekstur feses jadi lunak. Akibatnya, Anda pun kesulitan saat BAB.

Untuk mencegah ambeien kambuh kembali, salah satu cara yang perlu Anda lakukan adalah memenuhi kebutuhan cairan sebanyak 1,8-2,5 liter per hari.

Sumber cairan dapat berasal dari air putih, makanan berkuah, serta buah-buahan tinggi kandungan air.

5. Mengatasi ambeien secara medis



Penanganan medis memiliki keunggulan, yakni dapat menghilangkan ambeien secara permanen. Anda pun tidak perlu merasa takut terhadap terhadap metode yang digunakan, sebab tindakan medis terhadap ambeien tidak selalu harus operasi.

Semoga bermanfaat
Diambil dari berbagai sumber 

Kunir Putih Jenis Mangga ( Curcuma mangga Val)

Temu Putih yang memiliki ciri khas umbinya berwarna kuning dan memiliki bau khas seperti mangga. Temu mangga adalah rempah-rempah yang unik karena memiliki kemiripan morfologi dengan jahe (Zingiber offichinale), tetapi memiliki aroma seperti mangga (Mangifera indicia). Analisis proksimat dan gizi rimpang temu mangga memiliki peran penting dalam kualitas gizi dan nutraseuntikal. Kunir putih memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk mencegah kerusakan asamdeoksiribonukleat (DNA) dan kandungan senyawanya dapat berfungsi sebagai antiperadangan.