kunirputihcurcuvaldp

APA SAJA YANG BISA MENYEBABKAN ASAM URAT?

asam urat
Sebenarnya, yang menyebabkan asam urat adalah kadar asam urat itu sendiri yang terlalu banyak di dalam tubuh. Dalam keadaan normal, zat kimia ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urin dan tinja.

Tetapi, pada orang yang mengalami asam urat, jumlah asam uratnya terlalu banyak sehingga tidak dapat diolah oleh tubuh. Pada akhirnya, zat tersebut akan membentuk kristal dan menumpuk di sekitar sendi, dan menyebabkan peradangan.

Lalu.. apa penyebab asam urat di dalam tubuh dapat menjadi tinggi? Penyebab asam urat yang tinggi adalah terlalu sering dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin. Purin ialah suatu zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh, namun terkandung juga di dalam beberapa jenis makanan.

Beberapa contoh makanan yang mengandung Purin

1. Jeroan, termasuk hati, ginjal, jantung, limpa, otak, babat, usus, dan paru.
2. Kaldu daging.
3. Sosis atau produk daging lainnya.
4. Bebek.
5. Burung.
5. Ikan sarden dan ikan makerel.
6. Makanan laut lainnya, seperti kerang, udang, dan kepiting.
7. Ragi. dsb.

Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung purin, tubuh akan mengolahnya menjadi asam urat. Sehingga, semakin banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin, semakin tinggi risiko untuk mengalami asam urat.

Menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi air putih, dan juga berolah raga bisa menjadi cara untuk menjaga agar tubuh terhindar dari Asam Urat. Atur dan rubah sekarang, semoga bisa menjadi suatu kebaikan dan senantiasa diberikan kesehatan.

By : Admin

RESEP TRADISIONAL

Herbal


Kemarin waktu aku tugas ke NTT aku lihat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT pak John Walingson Purba tampak segar bugar bersih putih kulitnya dan sehat sekali.
Saya bertegur sapa dgn beliau "Bapak terlihat sehat sekali Pak".
Setelah itu dia berceritera : "ya dulu memang aku sakit gagal ginjal dan saya harus cuci darah.
Bahkan asam urat saya mencapai 14. Dokterpun sudah angkat tangan dengan penyakit saya ini. Namun sekarang aku sembuh total dengan mengkonsumsi ramuan yang diberikan oleh Sinshe saya.

Luar biasa Resep Rahasia dari NTT Mengobati Gagal Ginjal, kanker lidah sampai pemulihan eks Pecandu Narkoba Ternyata Hanya Butuh 3 Bahan Saja  !!

Ramuan itu adalah :


11 siung bawang putih tunggal
2 siung bawang bombai
3 buah jeruk nipis (bukan jeruk lemon)

Ketiga bahan tersebut diblender semua menjadi satu.
Untuk jeruk nipisnya diblender semua beserta kulit dan bijinya sekalian.
Nah ramuan herbal tersebut dikonsumsi sehari 3x1 sendok makan, diminum sebelum makan.
Walhasil pak Kajati sembuh total dari penyakit gagal ginjal nya tersebut dan ramuan itulah yang ditularkan kepada kami Tim Inspeksi Umum dari Jkt.
Kata beliau sang Shinsenya berpesan kalau sudah sakit apapun mengkonsumsi ini akan sehat.
Sekalipun dokter sudah memvonis tidak bakalan sembuh.

Sepulang dari Kupang pak Irmud Intel Pidsus Tjahyo Aditomo langsung membuat ramuan tersebut dan walhasil semua keluhannya hilang.

Rasa kantuk yang selalu ada saat jam kerja jadi hilang sama sekali.
Begitu juga linu2 di tangan.
Beliau punya anak yang divonis dokter mengalami gejala kanker lidah.
Namun ajaib setelah mengkonsumsinya jadi sembuh sama sekali.

Satu lagi yaitu bu Riama punya pembantu eks pecandu narkoba. Tekanan darahnya selalu di atas 200/100 lebih, Setiap bangun pagi selalu tidakk bisa langsung duduk dan harus pelan2 untuk bisa duduk. Maka dari dia menyuruh sang pembantu itu bikin ramuan tersebut dan mengkonsumsinya sebagai uji coba.

Setelah dikonsumsi selama 2 minggu sang pembantu itu langsunng kencing darah dan setelah itu tensinya jadi normal memjadi 125/70 wajib mencoba diri sendiri nih !!

NB :


Untuk adaptasi minggu pertama 1sendok teh saja dosisnya ya setelah di rasa ok cocok dan ada perubahan baru tingkatkan, menjadi 1 sendok makan, dan ramuan harus di simpan di kulkas ya, untuk menjaga ramuan tidak habis dalam waktu 2 minggu sebaiknya di buang, bikin yang baru jika di rasa masih membutuhkan.

Semoga Bermanfaat

Katanya, Semakin Tua Semakin Susah Obat Diserap, Benarkah?

Katanya, Semakin Tua Semakin Susah Obat Diserap, Benarkah?
Agar efektif dalam mengatasi penyakit, obat harus diserap ke dalam tubuh, didistribusikan pada tempat yang diperlukan, diubah secara kimia di hati atau ginjal, kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh melalui urine. Namun seiring bertambahnya usia, perubahan tubuh yang terjadi mengubah cara obat diserap dan diolah.  Kondisi inilah yang membuat Anda rentan mengalami efek samping obat seiring bertambahnya usia. Maka itu, terkadang pengobatan yang diterapkan pada lansia akan berbeda dengan orang yang masih muda.

Ternyata usia berdampak pada pengobatan

Proses penuaan secara alami mengubah fungsi sistem tubuh, termasuk dalam memproses obat-obatan yang dikonsumsi. Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi cara tubuh merespons obat-obatan, termasuk jumlah obat yang dikonsumsi dan lama waktu obat bertahan di dalam tubuh. Di antaranya adalah massa otot, jumlah lemak tubuh, aktivitas hati, dan fungsi ginjal.
Dikutip dari Verywellhealth, berikut ini berbagai perubahan yang terjadi saat usia bertambah dan pengaruhnya terhadap konsumsi obat:

1. Peningkatan Persentase Lemak Tubuh

Terutama di bagian tulang dan otot. Peningkatan tetap terjadi meski berat badan tidak bertambah. Pada kondisi ini, obat yang larut lemak rentan terjebak di dalam sel-sel lemak tubuh dan tetap berada di sana untuk jangka panjang.

2. Penurunan Cairan Tubuh

Hal ini berdampak pada kurangnya kemampuan tubuh dalam melarutkan obat-obatan larut air. Akibatnya, beberapa obat akan terkonsentrasi di dalam tubuh dan meningkatkan risiko timbulnya efek samping.

3. Penurunan Fungsi Sistem Pencernaan

Kondisi ini berpengaruh pada kecepatan obat memasuki aliran darah. Jika gerakan perut melambat, obat akan lebih lama masuk ke usus sehingga menghambat proses penyerapan dan pemecahannya. Perubahan ini dapat menurunkan efektivitas obat yang dikonsumsi.

4. Penurunan Fungsi Hati

Pasalnya seiring usia bertambah, organ hati semakin kecil. Kondisi ini disertai dengan berkurangnya aliran darah ke hati, termasuk rendahnya bahan kimia di organ hati yang diperlukan untuk memecah obat. Dampaknya, obat menumpuk di organ hati dan menimbulkan efek samping yang tidak diharapkan. Salah satunya kerusakan hati.

5. Penurunan Fungsi Ginjal

Kondisi ini menyebabkan ginjal kurang efektif dalam menghilangkan obat-obatan “sisa”. Penurunan ini biasanya terjadi ketika memasuki usia 40an. Akibatnya, obat tetap berada di dalam tubuh lebih lama dan meningkatkan risiko efek samping.

6. Penurunan Memori

Penurunan memori meningkatkan risiko seseorang lupa minum obat, termasuk mematuhi instruksi penggunaan obat dari dokter. Akibatnya, efektifitas pengobatan menjadi berkurang. Gangguan penglihatan dan pendengaran juga berpotensi menyebabkan kondisi serupa.

7. Berkurangnya Keluwesan Tubuh

Seiring bertambahnya usia, tubuh kehilangan keluwesannya. Itu mengapa lansia rentan mengalami radang sendi, cacat fisik, dan gangguan sistem saraf seperti parkinson. Kondisi ini menyulitkan para lansia untuk membuka botol, mengambil pil kecil, atau menggunakan obat-obatan dalam berbagai bentuk.
Mengetahui adanya pengaruh pertambahan usia pada penggunaan obat-obatan, penting bagi Anda untuk berbicara pada dokter sebelum menggunakan obat. Ini termasuk kondisi medis, riwayat konsumsi obat, dan masalah kesehatan yang sedang dialami. Tujuannya untuk menurunkan risiko efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi obat.
Sumber gambar: drugs/pixabay.com

APA YANG TERJADI KETIKA ASMA MENYERANG?


Asma adalah suatu kondisi di mana saluran udara menyempit dan membengkak serta memproduksi lebih banyak lendir. Ini bisa membuat sulit bernafas dan memicu batuk, mengi dan sesak napas.

APA YANG TERJADI KETIKA ASMA MENYERANG?

Bagi sebagian orang, asma adalah gangguan ringan. Bagi yang lain, itu bisa menjadi masalah besar yang mengganggu kegiatan sehari-hari dan dapat mengancam jiwa.

Gejala

Gejala asma bervariasi, ada yang mengalami gejala hanya pada waktu-waktu tertentu - seperti ketika berolahraga - atau setiap saat memperlihatkan berbagai macam gejala.

 

Adapun tanda dan gejala asma meliputi:

-      Sesak napas

-      Ketat atau nyeri dada

-      Gangguan tidur disebabkan oleh sesak napas, batuk atau mengi

-      Suara siulan atau mengi saat mengeluarkan napas (mengi adalah tanda umum dari asma pada anak-anak)

-      Serangan batuk atau mengi yang diperburuk oleh virus pernapasan, seperti pilek atau flu

Tanda-tanda bahwa asma mungkin memburuk meliputi:

-      Gejala asma yang lebih sering dan mengganggu

-      Meningkatkan kesulitan bernafas (dapat diukur dengan flow meter puncak, alat yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru bekerja)

-      Kebutuhan untuk menggunakan inhaler lebih sering

Bagi sebagian orang, tanda dan gejala asma dapat kambuh dalam situasi berikut :

 

-      Asma yang disebabkan oleh olahraga, yang mungkin lebih buruk ketika udaranya dingin dan kering

-      Asma akibat kerja, dipicu oleh iritasi di tempat kerja seperti asap kimia, gas atau debu

-      Asma yang diinduksi alergi, dipicu oleh zat-zat yang terbawa udara, seperti serbuk sari, spora kapang, limbah kecoa atau partikel kulit dan air liur kering yang ditumpahkan oleh hewan peliharaan (bulu binatang peliharaan)

Kapan harus ke dokter

ATSHMASerangan asma berat bisa mengancam jiwa. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan apa yang harus dilakukan ketika tanda dan gejala asma mulai memburuk - dan ketika membutuhkan perawatan darurat.

 

Tanda-tanda darurat asma meliputi:

-      Memburuknya napas dengan cepat atau mengi

-      Tidak ada perbaikan bahkan setelah menggunakan inhaler cepat-lega, seperti albuterol

-      Nafas pendek ketika Anda melakukan aktivitas fisik minimal

Temui dokter Anda:


INHEALER

Jika merasakan gejala asma. Jika sering mengalami batuk atau mengi, berlangsung lebih dari beberapa hari disertai gejala asma lainnya, segera menghubungi dokter. Mengobati asma sejak dini dapat mencegah kerusakan paru-paru jangka panjang dan membantu menjaga kondisi agar tidak memburuk seiring waktu.

Untuk memantau keluhan asma setelah terdiagnosis. Segera periksanan diri kedokter, dan rutin mengecekkan perkembangan asma pasca pengobatan. Sehingga bisa membantu menangani asma supaya tidak semakin parah dan mengancam jiwa.


KOLESTEROL DAN TEMU MANGGA VAL


KOLESTEROL DAN TEMU MANGGA VAL
Kolesterol sejatinya dibutuhkan tubuh untuk pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormon. Namun, bila berlebihan dapat memicu penyakit seperti jantung koroner dan stroke.
Beberapa jenis kolesterol, adalah trigliserida, LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein)
TEMU MANGGA VAL
Trigliserida merupakan bahan baku pembentukan LDL dan HDL. LDL merupakan, lemak yang menjadi salah satu sumber energi dan bahan pembentuk sel. Saat tidak terpakai tubuh menyimpan dan menumpuk LDL di pembuluh darah. Bila 6 terjadi di pembuluh darah jantung hingga menyumbat, akibatnya terjadi serangan jantung, dan jika terjadi penyumbatan di pembuluh 6 otak terjadilah stroke.
Adapun HDL yang berfungsi mengangkut lemak yang tidak terpakai dalam darah kembali ke hati untuk di bongkar menjai asam empedu.
Namun bisa dikatakan bahwa kadar kolesterol tinggi tidak akan mebahayakan selama kadar HDL lebih tinggi daripada LDL.
Menurut peneliti dan penyedia temu manga di Yogyakarta, Prof Dwiyati Pujimulyani MP, rimpang tanaman mengandung senyawa polifenol, antara lain katekin, epigalokatekin, epigalokatekin galat, kuersetin, dan kurkumin yang berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa itu menghambat oksidasi lemak menjadi kolesterol. Akibatnya kadar kolesterol dalam darah pun turun.
Karena pembentukan kolesterol dalam tubuh berkurang, maka tubuh akan memanfaatkan kolesterol yang ditimbun di saluran darah untuk proses metabolisme. Itulah sebabnya kadar kolesterol dalam darah berangsur-angsur turun.
Semoga bermanfaat....

Batasan Makan Kepiting yang Aman, Agar Kolesterol Tidak Naik

Obat Kolesterol


Kepiting

Dibanding dengan makan udang, kepiting mengandung kadar kolesterol yang lebih rendah.

Dalam 100 gram kepiting terdapat 55-59 mg kolesterol. Namun ada juga kepiting jenis blue crab yang mengandung 97 mg kolesterol. Daging kepiting hampir mirip seperti udang mengandung protein yang tinggi tapi rendah lemak dan kalori. Apalagi kandungan kolesterol nya jauh lebih sedikit dibandingkan udang.

Karena kadar kolesterol nya lebih rendah, kepiting bisa dibilang lebih aman dikonsumsi untuk menjaga kenaikan kolesterol darah. Tidak seperti udang, ada kekurangan lain yang dimiliki kepiting. Kepiting secara alami tinggi akan kadar natrium, sehingga beberapa orang yang mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) tetap diimbau untuk membatasi makan kepiting, tidak perlu berlebihan.

Batas makan udang & kepiting agar kolesterol tetap stabil

USDA, yakni kementerian pertanian Amerika Serikat dalam laman Choose My Plate menganjurkan untuk mengonsumsi seafood jenis ikan atau kerang-kerangan sebagai sumber protein harian amannya sekitar 8 ons per minggu atau sekitar 226 gram dalam seminggu.

Dari acuan ini, Anda dapat memperkirakan asupan udang dan kepiting yang Anda inginkan selama satu minggu atau satu bulan ke depan.

Contohnya, satu porsi udang biasanya hanya sekitar 3 ons atau 85 gram. Dari 85 gr udang perhari, Anda sudah bisa memenuhi hampir 1/2 dari asupan kolesterol yang dibutuhkan dalam sehari. Jika dalam sehari Anda mengikuti acuan ini, maka Anda boleh makan udang 2-3 kali per minggu agar kadar kolesterol darah bisa tetap stabil.

Kalau daging kepiting, Anda masih diperbolehkan makan sampai 3-4 kali dalam seminggu. Satu sajian kepiting sebesar 85 gram menyumbang sekitar 97 mg kolesterol dalam sehari. Meskipun bisa dikonsumsi lebih banyak dibandingkan udang, hati-hati dengan kandungan natrium yang lebih tinggi dibandingkan udang.

Untuk mengimbangi asupan kolesterol yang berasal dari kepiting atau udang, Anda perlu mengonsumsi makanan rendah kolesterol diantaranya  susu tanpa lemak, buah, sayuran, dan kacang-kacangan. Serta sebaiknya Anda juga melakukan olahraga teratur 30 menit per hari, mengurangi rokok dan mengonsumsi obat penurun kolesterol jika kadar kolesterol Anda tinggi.

Semoga bermanfaat

BENJOLAN DI KETIAK MENGECIL DALAM WAKTI 1,5 BULAN KONSUMSI KUNIR PUTIH CURCUVAL DP

Ibu Maryani 41 tahun asal Purwomarto, Sedayu, Yogyakarta. “ Benjolan sebesar kelereng di ketiak saya semakin mengecil setelah mengonsumsi kunir putih curcuval dp secara rutin. Dosis yang saya minum 3x5 kapsul perhari rutin selama 1,5 bulan. Saya bersyukur telah coba kunir putih karena khasiatnya terbukti mampu mengobati benjolan saya. Sekarang saya minum kunir putih curcuval dp ini untuk menjaga kesehatan.

Manfaat kunir putih untuk mengecilkan benjolan
Alhamdulillah, mengonsumsi Kunir Putih Curcuval DP secara rutin terbukti mampu mengatasi keluhan benjolan. Berbagai macam benjolan bisa di atas dengan terapi ini. Kandungan RIPs ( Ribosome Inacting Protein ) berfungsi sebagai – Pemblokir, Perontok & Mematikan sel kanker/tumor dalam tubuh. Merutinkan konsumsi kunir putih tidak akan memberikan kerugian bagi konsumennya, karena dengan rutin mengonsumsi kunir putih tidak hanya untuk mengobati akan tetapi bisa untuk pencegahan.

Semoga bermanfaat dan senantiasa diberikan kesehatan..